Ramadhan menuju Tuhan

Terlahir dari keluarga yang memiliki wawasan keagamaan yang cukup terbatas membuat gw harus banyak belajar tentang makna keTuhanan, terlebih ketika akhirnya gw ketahui bahwa ternyata kedua orang tua gw tadinya memiliki keyakinan yang berbeda. Tapi itu semua tidak kemudian membuat gw harus menjadi makhluk tak berTuhan lantaran harus berusaha mencari kesejatian Tuhan diantara dua ajaran yang cukup berbeda, seperti yang pernah gw ketahui dalam sebuah quote, “Mengapa Tuhan menciptakan kita berbeda-beda jika Dia hanya ingin disembah dengan satu cara?” cin(T)a.

Bagaimanapun juga, Tuhan adalah pencipta seluruh umat manusia, manusia hanya mengapresiasi bentuk penyembahan kepada Tuhan dengan cara yang berbeda-beda tetapi tetap dengan maksud yang sama yaitu berusaha menjadi hamba yang terbaik dimata Tuhan.

Dalam fase pencarian makna keTuhanan, gw sempat menuliskan barisan kata tentang Tuhan :

Tuhan, untuk apa aku hidup?

Untuk apa aku hidup?
Ibuku berkata, “untuk menyembah kepada Tuhan tentunya”
Tuhan yang mana? Terlalu banyak Tuhan di muka bumi ini hingga membuat ku kerap bertanya, Tuhan yang mana yang patut disembah

Aku kenal dengan Tuhan sudah sejak kecil, bukan perkenalan langsung tapi perkenalan perantara Ibuku

Ibuku berkata, “Tuhan ada dimana-mana, disetiap jiwa manusia, di hati kita semua”
Ibu ku berkata, “Tuhan bersemayam di atas kerajaan-Nya, Dialah Raja segala Raja”
Ibu ku berkata, “Tuhan lah pencipta seluruh umat manusia, Dialah pencipta semua makhluk, tanpa terkecuali”

Tapi kenapa manusia punya Tuhan yang berbeda-beda, tapi kenapa manusia beranggap hanya Tuhannya lah yang terhebat, tapi tidak dengan Tuhan yang lainnya

Mereka saling hina atas nama pembelaan Tuhan mereka, mereka saling bunuh atas nama pembelaan Tuhan mereka, mereka saling rebut kuasa padahal yang mereka rebut adalah punya Tuhan semata

Ibu, untuk apa aku hidup?
Ibuku berkata, “untuk menyembah kepada Tuhan tentunya”
Lalu aku bertanya, “Tuhan yang mana?”

Beliau hanya tersenyum kepada ku seraya berkata, ”Hanya ada satu Tuhan, pencipta seluruh makhluk, penguasa alam semesta, Dia hidup abadi, dan Dia menyayangi kita semua”

Ibu, apakah Tuhan punya agama? Ibu, apakah Tuhan memilih satu dari banyak agama di bumi? Ibu, apakah Tuhan juga yang membuat agama menjadi banyak? Ibu, apakah Tuhan akan menyelamatkan semua agama yang ada? Ibu, apakah Tuhan akan menyelamatkan kita semua?

Ibuku hanya terdiam seribu bahasa kemudian kembali tersenyum kepadaku. Beliau berkata, “hanya Tuhan yang mengetahui skenario itu, sayang. Tugas kita hanya menyembah-Nya, itu saja”

Ibu, aku takut menyembah Tuhan yang salah!
Ibuku berkata, ”Tidak satupun makhluk menyembah Tuhan yang salah, karena Dia satu”
Aku kemudian tersenyum karena aku yakin Tuhan akan senantiasa menuntun langkahku

 

Gw bersyukur terlahir sebagai makhluk berTuhan, berusaha untuk terus belajar dan menguasai diri dalam menjalankan ajaran agama yang semata-mata ditujukan secara ikhlas untuk menjadi hambaNya yang berbakti dan berserah diri. Dan sebagai seorang muslim, adalah sebuah kewajiban bagi gw untuk terus berusaha menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Ramadhan adalah momen yang tepat bagi gw untuk kembali memanusiakan hidup gw, bagaimanapun kondisi gw, dengan segala lumuran dosa yang telah menghiasi hidup gw selama ini, gw hanyalah manusia yang sedang berusaha membersihkan diri agar kapan saja bisa siap untuk bertemu Allah SWT dalam keadaan suci.

Selamat memasuki bulan Ramadhan penuh berkah, mohon maaf atas segala khilaf agar dapat menjalankan Ibadah dibulan suci ini dengan hati yang bersih dan keluar sebagai makhluk terpilih layaknya terlahir kembali.

http://tanya.lelaki.in/swf/audio_player_black.swf?audio_file=http://www.tumblr.com/audio_file/948234429/tumblr_l73rcp8xhc1qcpvgz&color=FFFFFF

About EdOrdi

I’m GAY, none could change the way who I am but God, and please… be kind to me, ‘cos I could be more and more kind to anyone for sure. I am mature, anthusiastic, a dreamer, author wanna be, good listener, yet nothing special for real, formerly heartbroken, that was my destiny, and happy, you won’t believe that me myself is the most happiest person in the universe =)
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Ramadhan menuju Tuhan

  1. doh , puasa gue udah bolong satu nih ! hari kedua ! abis waktu itu anu errr , ga enak badan…puasa lo gimana ?

  2. B says:

    Met puasa Sinmau ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s